Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer
(UNBK) tingkat SMP/MTs di Kota Tebingtinggi berlangsung aman dan lancar meskipun
pelaksanaannya dilakukan secara aplusan (bergantian) akibat terbatasnya jumlah
komputer yang dimiliki setiap sekolah di kota itu. Pj Walikota H OK Zulkarnain berjanji akan menambah unit
komputer di sekolah-sekolah secara bertahap yang ditampung melalui APBD 2018.
“Pelaksaan UNBK tingkat SMP di Tebingtinggi
berjalan aman dan lancer, hanya saja anak-anak harus aplusan (bergantian) karena keterbatasan jumlah computer yang
dimiliki sekolah. Secara
bertahap akan kita anggarkan di APBD tahun 2018”, ujar OK Zulkarnain saat memamtau pelaksanaan
UNBK di SMP Negeri 7 Jalan Syeh Beringin Kecamatan Padang Hilir Kota
Tebingtinggi, Selasa (2/5).
Pj Walikota didampingi Kajari Tebingtinggi Fajar Rudi
Manurung, Kapolres AKBP
Ciceu Cahyati, Danramil
13/024DS Kapten Inf Salehan, Kepala Dinas Pendidikan H Pardamean Siregar,
Kabid Dikdas Jonner Sitinjak
dan Ketua Dewan Pendidikan Abdul Khalik melakukan pemantauan di SMP N 7 dan SMP N 1
kota setempat.
Zulkarnain pada kesempatan itu juga mengatakan,
sesuai laporan Kadisdik sebelum
pelaksanaan UNBK hari ini, pihak sekolah sebelumnya sudah melakukan uji
coba berupa try out atau simulasi tujuannya agar pelajar tidak merasa janggal
dengan perubahan yang ada. “Tahun sebelumnya, UNBK sudah kita laksanakan di beberapa sekolah di Tebingtinggi dan
ini bukan yang pertama, jadi
saya yakin kesiapan kita sudah matang”, tambahnya.
Pj Walikota berjanji bahwa di tahun 2018 aplusan ini akan berkurang karena di APBD secara
bertahap akan ditampung pengadaan computer tersebut, “Sekarang satu sekolah harus ada 4 aplusan,
tahun depan mungkin 2 aplusan dan ditargetkan harus ada satu unit kompuer per siswa, itu harapan kita”, ujarnya.
Pada kesempatan itu, Pj Walikota Tebingtinggi juga sangat berharap hasil
UNBK pelajar SMP/MTs Tebingtinggi bisa maksimal, “Hasilnya (UNBK) dirangking secara Nasional, harapan kita anak-anak kita bisa meraih
prestasi terbaik, minimal terbaik se Provinsi Sumut seperti prestasi tahun-tahun
sebelumnya”, harapnya.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan H Pardamean Siregar mengatakan, pelaksanaan UNBK tingkat SMP/MTs di Tebingtinggi diikuti oleh 3.569 siswa dan berlangsung dengan baik. “Ujian Nasional ini bukanlah penentu lulus seorang siswa, yang menentukan lulus adalah Rapat Dewan Guru dari
setiap sekolah/madrasah”,
ujarnya.
Ditambahkannnya bahwa hasil UNBK akan digunakan
siswa masuk ke sekolah setingkat lebih tinggi dari SMP/MTs seperti melanjut ke
SMA SMK. “Kita sangat
berharap sistem penerimaan
siswa SMA dan SMK membedakan
penerimaan siswa yang
UN-nya berbasis komputer dengan
yang berbasis kertas”,
ujar Pardamean sembari mengatakan dirinya yakin Disdik Sumut telah dan
akan menggunakan aplikasi yang baik tentang hal itu.ps